WASPADA! Langit Merah Menyelimuti Jambi, Udara Semakin Berbahaya

Baru-baru ini Kabupaten Jambi, Provinsi Jambi berubah menjadi merah dengan kabut asap yang semakin menebal. Tentu saja kejadian ini membuat heboh warganet.

Dalalm sekejap saja berita menjadi viral dan keadaan yang memperihatinkan ini memancing banyak komentar dari warganet. Kabut tebal dan langit merah ini diduga salah satu dampak lain dari kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi di Kalimantan.

“Begini keadaan di Desa Betung, Kecamatan Kumpe, Kabupaten Muaro Jambi yang saat ini sekitar jam 12.20, kondisinya bisa dilihat, kabutnya sangat pekat dan udara di sini sangat tidak kondusif, sampai merah langitnya,” begitu ujar salah seorang warga saat diwawancarai seperti yang dilansir dari hidayatullah.com.

Bahkan suasana di siang hari tampak seperti suasana sore hari dengan langit yang memerah seperti menjelang maghrib.

Ana (saya) dalam kamar terus, malas ana keluar capek bernapas, sakit dada. Kalau lama di luar enggak pakai masker, sakit dada dan tenggorokan. Jadi malas keluar,” begitu ungkap Zulan yang bermukim di Jl Prof M Yamin, Lebak Bandung, Kecamatan Jelutun, Kota Jambi, yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Kumpe dan ikut merasakan dampaknya.

Adanya kabut asap dan langit merah ini menunjukkan bahwa kualitas udara di Jambi sudah berada di tingkat yang waspada. Bahkan sangat buruk untuk kesehatan.

“Dari pengukuran AQMS yang ada saat ini, kita lihat untuk di Kota Jambi masih dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya berdasarkan pengukuran AQMS DLH Kota Jambi. Sama bahkan di Kabupaten Muaro Jambi, tingkat Ispu di sana sudah tidak sehat hingga berbahaya. Hanya saja di Kabupaten Muaro Jambi itu alat pengukuran Ispu itu tidak ada,” begitu ujar Kadis DLH Provinsi Jambi, Evy Frimawati seperti yang dikutip Detik.com, pada Sabtu (21/09/2019).

Kejadian ini mendorong Pemkab Jambi bersama Dinkes setempat untuk sesegera mungkin membangun posko di wilayah yang paling parah terkena dampaknya seperti Jambi.

“Kita juga akan membagikan masker-masker secara gratis kepada masyarakat serta kita minta masyarakat jangan ada yang beraktivitas di luar dulu menjelang kondisi asap membaik,” begitu ujar Bupati Muaro Jambi Masnah Busroh.