Viral Video Masak di Tengah Terik Matahari, Benarkah Suhu di Indonesia Sepanas Ini?

Memasak kerupuk di bawah matahari | Youtube

Belakangan ini santer kita lihat di sosial media orang memasak telor di bawah terik matahari.

Satu yang sempat viral tidak lama ini adalah video masak telur yang diduga dibuat di daerah Solo, Jawa Tengah.

Si pembuat video mengklaim jika panas saat itu di Solo mencari 40 derajat Celcius dan sampai bisa dimanfaatkan untuk menggoreng telur.

Entah benar atau tidak namun dalam video singkat tersebut terlihat pinggiran putih terlur sedikit terlihat mengering.

Nah, jika di Solo orang bisa masak telur hanya modal teflon dan panas matahari di Bekasi ada juga yang tak kalah heboh.

Seorang wanita diketahu bernama Lastri Lestari ini juga tak mau kalah.

Lastri adalah wanita yang tinggal di Bekasi Jawa Barat.

Entah apa yang ada dipikirannya, wanita ini bahkan rela duduk di jalan sambil menggoreng kerupuk di bawah terik matahari.

Saat itu dikatakan Bekasi tengah dilanda cuaca ekstrem.

Aksi memasak itu pun lantas viral di sosial media dan menarik perhatian warganet.

Dalam videonya, Lastri nampak menjemur minyak di atas wajan.

Kamudian ia memasukkan kerupuk dan membolak-baliknya hingga matang.

Menarik sekali, meski tanpa menggunakan kompor dan api, kerupuk yang ia masak bisa matang.

Hanya butuh waktu satu jam, kerupuk yang Lastri masukkan dalam wajan berisi minyak itu pun bisa matang layaknya di goreng di atas api.

Ibu rumah tangga ini, mengaku melakukan aksi ini dengan spontan ketika mengetahui Bekasi sedang bercuaca ekstrem.

Mulanya Lastri mengambil wajah berisi minyak.

Ia mendiamkan wajan tersebut selama satu jam di depan rumah sambil menunggu minyaknya mulai panas.

Setelah itu barulah ia mencoba memasukkan kerupuk.

Siapa sangka kerupuk yang Lastri masukkan itu pun mengembang dan matang.

“Cuacanya terlalu ekstrem, panas banget, ya udah gitu nggoreng kerupuk,” kata Lastri saat diwawancara oleh salah seorang wartawan.

Lastri juga menyebutkan jika mulai jam 9.00 pagi sengatan panas matahari sudah mulai terasa.

Dan benar saja, belakangan ini beberapa wilayah Indonesia memang sedang dilanda suhu panas ekstrem.

Suhu Ekstrem Menurut BMKG

Menanggap hal itu, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan jika panas ekstrem yang melanda Indonesia diakiatkan karena beberapa faktor.

Hal ini terjadi di sekitar dan selatan khatulistiwa.

Suhu panas ini terjadi karena musim kemarau pnjang masih juga belum berganti.

Penyebab selanjutnya karena posisi semu matahari berada di atas wilayah Indonesia atau sekitar ekuator.

Hal itu menyebabkan intensitas penyinaran matahari menjadi lebih tinggi.

Kedepannya, suhu ini masih bisa bertambah khususnya sampai akhir Oktober.

Guna mengatasi peningkatan suhu yang estrem, BMKG juga menghimbau untuk memperbanyak konsumsi air agar tidak dehidrasi.

Satu lagi, jangan lupa kenakan pakaian yang aman untuk melindungi kulitmu dari sengatan matahari langsung.

Sharing is caring!

Leave a Reply