Tips Merawat Tanaman Cabe Rawit yang Mudah Dilakukan untuk Perawatan di Rumah

Photo by John Lambeth from Pexels

Cabai rawit dapat tumbuh dan berkembang dalam periode waktu yang lama, apalagi jika melakukan perawatan yang benar dan tepat. Tanaman cabai rawit yang kering dan kurang subur pun bisa dikembalikan menjadi produktif lagi jika mengetahui cara peremajaannya. Kalau kamu berniat menanam cabai rawit sendiri di rumah, ViralNesia akan membagikan tips merawat tanaman cabe rawit yang mudah dan sederhana untuk kamu lakukan.

1. Menjaga kelembaban media tanam

Tanaman cabai rawit sama halnya dengan tumbuhan lain yang memerlukan asupan air agar tetap bisa tumbuh dengan sehat dan segar. Namun, kebutuhan air cabai rawit perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca dan suhu kelembaban tempat tinggal.

Jika cuaca sedang panas seperti musim kemarau, cabai rawit perlu disiram satu hingga dua kali sehari. Namun sebaliknya, apabila cuaca sedang lembab dan curah hujan tinggi, tips merawat tanaman cabe rawit tidak begitu sulit karena tidak perlu disiram setiap hari.

2. Beri nutrisi pada cabai rawit dengan cara diberi pupuk

Tips merawat cabe rawit yang selanjutnya adalah dengan memberi pupuk dengan nutrisi yang baik agar cabai dapat tumbuh dengan lebat dan kondisi yang bagus.

Jenis pupuk yang bisa digunakan adalah pupuk kandang atau pupuk kimia. Pemupukan dapat dilakukan sebulan sekali dengan cara dibenamkan di sekeliling tanaman dan bisa juga dengan cara pengocoran.

3. Bersihkan lahan tanam dari tanaman pengganggu

Seperti halnya tanaman lain, cabai rawit akan tumbuh dengan subur dengan hasil yang lebat apabila lahan tanamnya bersih, apalagi dari tanaman pengganggu seperti gulma.

Gulma dapat menyedot nutrisi yang ada pada cabai rawit sehingga membuatnya kering dan kerdil saat panen. Oleh karena itu, kamu harus menyingkirkan tanaman pengganggu ini dari lahan tanam.

4. Beri topangan pada tanaman cabai rawit agar tidak mudah jatuh bila terkena angin atau hujan

Memberi topangan atau ajir pada tanaman cabai rawit adalah tips merawat cabe rawit yang perlu diperhatikan juga. Tajir akan membantu menopang cabai agar tidak roboh apabila terkena angin maupun hujan.

Ajir terbuat dari sebilah bambu yang panjangnya disesuaikan dengan tinggi tanaman cabai rawit yang kamu miliki. Tanam ajir di samping tanaman dengan kemiringan 45°.

5. Jangan lupa untuk selalu memonitor cabai rawit setiap harinya

Tetap awasi pertumbuhan cabai rawitmu dengan rutin melakukan monitor dan memastikan cabai rawit tidak terserang organisme pengganggu tanaman.

Sebenarnya, cabai rawit merupakan tanaman yang jarang sekali diserang organisme pengganggu tanaman dalam jumlah banyak. Namun jika itu terjadi pada tanamanmu, gunakan pestisida organik untuk mengatasinya.

Photo by John Lambeth from Pexels

Sharing is caring!

Leave a Reply