Tamparan Keras untuk Perokok, Viral Karena Nyaris Kehilangan Satu Paru-Parunya

Berita yang datang dari Niko Rizy Ananda, pemuda asal Lampung ini ternyata menjadi viral setelah dirinya mengunggah foto dan videonya di media sosial dalam kondisi sakit dan mendapat perawatan di rumah sakit. Pria 24 tahun ini berpesan pada orang lain agar mulai berhenti merokok.

“Minta do’a nya kawan,biar niko kuat dan cepet sembuh. Buat kalian yg masih merokok niko yg udah ngerasain gimana rasanya saat paru2 kalian ngga berfungsi. Sumpah rasanya sakit dan cara ngobatinnya bakalan nyiksa kalian berhari2,” begitulah tulis Niko di Facebook, sampai saat ini postingannya sudah dibagikan hingga 20 ribu kali.

“Niko ajak kalian semua buat hidup lebih sehat, rokok bener- bakalan nyiksa kalian suatu saat nanti,” lanjutnya lagi.

Dalam postingannya ini sepertinya Niko benar-benar menyesali perbuatannya. Namun, menyesal di akhir tentu sudah tidak ada gunanya.

Unggahan Niko di Facebook yang viral. Foto: Facebook/Nikoannd

Dea (23) istri Niko membeberkan cerita awal mula suaminya harus mendapat perawatan secara intensif. Menurut ceritanya, Niko memang seorang perokok aktif yang sehari saja bisa menghabiskan satu bungkus rokok.

Sampai terjadilah peristiwa itu. Hari Senin (29/7/2019) suaminya mengeluh merasakan sakit di bagian dada dan semakin lama semakin sakit. Tidak ada rasa curiga apapun sebelumnya bahwa Niko akan terkena penyakit ini.

“Aku pikir cuma masuk angin biasa tapi semakin sakit semakin pucet. Sore aku bawa ke klinik dirontgen dan hasilnya nyatain kalau di dalam paru-paru dia ada angin yang bikin kolaps paru-paru sebelah kiri,” begitu ungkap Dea seperti yang dilansir dari detikHealth, Selasa (27/8/2019).

Begitu keluar hasil laboratoriumnya, Niko langsung dirujuk ke rumah sakit dan harus menjalani serangkaian perawatan hingga paru-parunya pun terpaksa dipasangi selang. Ternyata suami Dea didiagnosis terkena pneumothorax spontan, langsung saja dokter menyarankan untuk berhenti merokok total.

“Paru dia dibor, sampai sekarang kena asap jadi engap,” kata Dea.

“Dia harus rajin tiup balon, setiap dia tiup balon ada cairan kotor yang keluar masuk ke dalam jeriken yang harus dibawa kemanapun saat itu. Dia harus rajin tiup balon agar paru-parunya berkembang. Kalau paru-parunya enggak berkembang dia akan hidup dengan satu paru-paru,” begitu lanjutnya.

Meski sudah diperbolehkan pulang dan selang dicabut dari dadanya, namun Niko mengaku masih  belum sembuh total dan masih merasakan sakit di bagian dada. Niko juga masih harus menjalani rawat jalan di rumah pasca operasinya.

“Masih sedikit kerasa di bagian dada,” pungkas Niko.

Unggahannya terakhir, terlihat kondisi Niko yang semakin kurus setelah menjalani perawatan intensif. Rokok hampir saja membuatnya akan kehilangan satu paru-parunya.

Kondisi Niko kini tampak lebih kurus  | dok. Pribadi/Elga Dea Lastafiari

Dari kisah Niko tersebut, mengundang banyak komentar dari netizen. Sebagian dari mereka mengungkapkan rasa prihatin dan mendoakan agar bisa cepat sembuh dan beraktivitas kembali. Namun biasalah, sebagian netizen juga ada yang skeptis tentang masalah paru-paru tersebut karena kebiasaan Niko menghisap rokok.

“Amin cepat sembuh ya,” begitu kata salah satu pengguna Facebook.

“Btw nih orang ngerokok gimana sih? Penasaran gw, kakek gw ayah gw sama nenek gw mak gw malahan, ngerokok udah lama tapi gak gini amat…”  komentar pengguna lainnya.

Sebelum menyesali perbuatan seperti Niko, sudah seharusnya menjaga kesehatan dari sekarang. Seharusnya kita bisa mengambil hikmah atas semua yang Niko alami.