Bercanda Tentang Kecelakaan, 3 Remaja di Madiun Malah Jadi Korban Hantaman Bus

Belum lama ini sebuah video yang merekam kecelakaan maut mendadak viral di sosial media.

Peristiwa nahas tersebut terjadi antara mobil Toyota Innova dan bus Mira di Jalan Raya Surabaya-Nganjuk, Jawa Timur.

Dilansir dari berbagai media, kecelakaan ini telah memakan korban jiwa sebanyak 4 orang yang saat itu berada di dalam mobil Innova, satu orang penumpang dikabarkan selamat dan dua lainnya tak dapat ditolong.

Akun Instagram @gojek24jam mengunggah tiga video pendek berjudul “Ucapannya Seperti Menjadi Kenyataan”.

Unggahan di Instagram ini lantas menjadi viral dan mengundang beragam respon warga net.

Video ini pada awalnya menampilkan asyiknya candaan korban yang diketahui masih remaja ketika mobil sedang melaju.

Dalam video diperdengarkan remaja itu sedang bercanda soal cerita kecelakaan.

Belum saja mereka menyelsaikan percakapannya, kecelakaan maut justru menimpa mereka.

Tiga remaja bernasib nahas itu sedang berujar seakan-akan meramalkan kejadian yang akan menimpanya.

Penumpang bercanda tentang kecelakaan | Instagram

Awalnya merekah asyik melakukan aktivitas masing-masing di dalam mobil, si remaja perempuan berbaju kuning sedang memakai make up, ada yang tiduran di kursi paling belakang mobil, lalu tiba-tiba terdengar suara laki-laki yang berdialog dalam bahasa Jawa yang ditranslate seperti ini, “habis ini kita bikin lah video seolah kita nabrak.”

Ujaran senda gurau itu diunggah ke media soial dan viral pada Selasa (10/9/2019).

Laki-laki seperti ingin membuat video viral kalau mereka mau bikin sebuah rekaman kecelakaan, namun apes ajal benar-banar merenggut mereka.

Menurut pemberitaan di beberapa media, video tersebut dibenarkan diambil sebelum kecelakaan terjadi.

“Video tersebut memang ada. Dan kemungkinan diambil sebelum kecelakaan,” ungkap Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanya Wiranta.

Menurut Dewa, awalnya mobil jenis Toyota Inova bernopol AE 567 SC yang dikendarai oleh Panji Wisnu Kusuma (21), warga dari Kelurahan Cokromenggalan, Kabupaten Ponorogo ini membawa 3 orang temannya.

Kendaraan tersebut berjalan dari arah barat daya Madiun menuju timur atau Surabaya.

Diduga Panji membawa mobil dengan kecepatan tinggi hendak melewati motor yang berada di depannya dengan menyalip menggunakan lajur kanan tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah sebaliknya.

Benar saja ada bus Mira dengan pelat nomor S 7190 dari alah sebaliknya melu dengan cukup kencang.

Dan terjadilah kecelakaan mengerikan ini.

“Jadi memamg supir berkecepatan tinggi. Tiba-tiba pindah  jalur begitu saja,” tambah AKBP Dewa Nyoman.

Akibat kecelakan itu, tiga orang penumpang meninggal dunia, satu penumpang lainnya mengalami luka berat, dan supir bus mengalami luka ringan.

Dari kasus itu kita dapat mengambil hikmahnya.

Becanda boleh untuk melepas stress dan pikiran dari rutinitas pekerjaan, hanya saja bercanda harus tahu tempat dan situasi.

Jangan sampai bercandaan menjadi boomerang buat kita sendiri!