Aneh tapi Nyata, Kisah Viral Seorang Kakek Dikubur Hidup-hidup Selama 5 Hari

Seorang kakek 63 tahun nekat mengubur dirinya hidup-hidup selama 5 hari.

Adalah Mbah Supani, seorang warga Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah.

Mbah Supani sengaja menjalani prosesi Tapa Pendem lima hari yang lalu.

Dan tepat sore ini tadi sekitar pukul 16.30 pihak keluarga membongkar kuburan Mabh Supani, Jumat (20/09/2019).

Kejadian mencengangkan ini pun lantas viral dan menghebohkan sosial media.

Beritanya mulai muncul ke dunia maya setelah foto-foto penguburan Mbah Supani viral di sosial media.

Setelah berada di dalam tanah selama 5 hari Mbah Supani keluar dengan keadaan sehat walafiat.

Sebelumnya akun Facebook Yuni Rusmini juga mengunggah beberapa video dan foto ritual topo pendem.

Terlihat beberapa warga mencangkul lubang tanah dan kemudian berusaha ditutup kembali seperti layaknya makam.

Pada video lainnya, Mbah Supani terlihat bersiap mengenakan kain kafan.

Usut punya usut, ternyata ritual ini bukan yang pertama kali Mbah Supani lakukan.

Sebelumnya ia juga sudah sering mengubur dirinya hidup-hidup.

Dan kali ini merupakan ritual kesepuluhnya sejak tahun 1991.

Kakek dikubur hidup-hidup | Tribunnews.com

“Topo pendem seperti ini sudah dilakukan beliau sebanyak sembilan kali. dan hari ni adalah yang ke-10,” kata anak angkat Mbah Supani, Suyono.

Menurut keterangan warga, terakhir kali Mbah Supani melakukan ritual ini pada tahun 2001.

Berdasarkan informasi yang didapat, topo pendem merupakan sebuah ritual yang biasa dilakukan pada bulan Suro.

Prosesi ini hampir sama dengan pengurusan jenazah, Mbah Supani pun juga mengenakan kain kafan untuk menutup semua bagian tubuhnya.

Mbah Supani menjalani ritual tipo pendem | Facebook

Sayangnya, prosesi yang disebut sakral ini tak boleh disaksikan oleh banyak orang.

Hanya anggota keluarga dan tokoh masyarakat setempat saja yang diperbolehkan masuk.

Sayang hingga kini apa tujuan dilakukannya ritual ini pun masih belum terkuak.

Baik Mbah Supani maupun anaknya enggan berkomentar tentang hal ini.