5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuka Usaha Rumah Makan

Photo by Kaboompics.com from Pexels

Bisnis kuliner tidak ada matinya. Setiap masa dan setiap hari pasti ada saja newcomer yang menghiasi dunia kuliner. Kalau kamu mempunyai passion dalam hal kuliner, memasak, dan berbisnis, kamu juga bisa, lho, ikutan berkecimpung untuk memulai usaha rumah makan. Dengan mengikuti tips membuka usaha rumah makan berikut, kamu juga bisa mewujudkan impian menjadi seorang pebisnis kuliner.

1. Merancang modal awal

Dalam memulai usaha rumah makan, hal yang paling utama untuk dipersiapkan adalah perancangan modal awal. Pada titik ini hitung apa saja yang kamu butuhkan dalam memulai usaha, hindari mengeluarkan modal untuk sesuatu yang tidak terlalu mendesak.

Untuk memangkas pengeluaran, kamu bisa memanfaatkan sumber daya apa saja yang ada di sekitarmu. Oleh karena itu, perancangan kebutuhan dan modal sangat penting dilakukan.

2. Menentukan menu andalan

Tidak kalah pentingnya dengan modal, kamu juga harus menentukan menu makanan apa yang akan kamu produksi untuk usaha rumah makanmu. Sebab, cita rasa makananmu lah yang akan menjadi nadi usaha rumah makan yang kamu jalani. Tentukan pula menu andalan agar dapat menarik lebih banyak perhatian.

Banyak pengusaha kuliner yang mampu bertahan selama bertahun-tahun karena memiliki cita rasa yang kuat serta mampu bersaing di pasar kuliner.

3. Lokasi dan perizinan

Lokasi rumah makan juga dapat mempengaruhi jalannya bisnis kuliner. Jika kamu memilih lokasi di tengah kota, siap-siap saja mendapat pesaing yang juga berbondong-bondong menempatkan usaha rumah makannya disana. Jika kamu memilih lokasi yang cukup terpencil, maka harga makanan perlu disesuaikan dengan rata-rata penghasilan warga sekitar. Atau mungkin kamu ingin memilih lokasi di dekat sekolah atau perkantoran, yang mana sasaran utamamu adalah para siswa dan karyawan kantoran.

Selain memperhatikan lokasi, jangan lupa untuk mengurus perizinan, baik untuk lokasi maupun kelayakan makanan agar tidak timbul masalah di kemudian hari.

4. Pemasok bahan baku

Pemasok bahan baku atau supplier dapat memudahkan kamu untuk mendapatkan supply bahan makanan dengan cara yang lebih mudah dan harga yang lebih murah. Sebagai tipsnya, kamu bisa memulai dengan berbelanja di pasar dahulu. Jika modal usaha sudah cukup, barulah kamu memulai melakukan kerjasama dengan supplier bahan baku.

5. Karyawan

Saat baru ingin memulai usaha rumah makan, pemilihan koki untuk berkecimpung di dapur dan menciptakan makan lezat bisa kamu pertimbangkan. Atau jika kamu ingin menghemat lebih banyak biaya, kamu bisa turun langsung dalam memasak.

Perekrutan karyawan juga perlu kamu pertimbangkan. Jika baru pertama membuka rumah makan, mungkin kamu perlu satu atau dua orang sebagai pramusaji dan kasir. Namun seiring berjalannya waktu dan seiring berkembangnya usaha rumah makan yang kamu jalani, menambah karyawan tentu boleh kamu lakukan.

Photo by Kaboompics.com from Pexels

Sharing is caring!

Leave a Reply